Beranda TERBARU Mengubah Sampah Menjadi Berkah

Mengubah Sampah Menjadi Berkah

101
BERBAGI

YOGYAKARTA, Kabardaerah.com – Kelas pendidikan lingkungan hidup yang diampu Dholina Inang Pambudi, MPd, Dosen Prodi PGSD UAD Yogyakarta, terdapat pembiasaan bagi mahasiswanya untuk peduli terhadap kebersihan lingkungan. Khususnya 15 menit pertama sebelum dosen masuk, kelas harus bebas sampah. Begitu juga 15 menit saat akan ditutup mata kuliah.
“Karakter akan terbentuk secara dominan dari sebuah kebiasaan dan pembiasaan” tandas Dholina, Selasa (2/10), yang menambahkan khususnya terkait sampah.
Menurut Dholina, setiap kali ada pertemuan mahasiswa berkomitmen untuk mengumpulkan bekas minuman yang mereka pakai. “Selanjutnya ditabung secara berkala di bank sampah,” kata Dholina, yang menambahkan hal itu selain mendukung visi Prodi PGSD FKIP UAD Yogyakarta sekaligus menumbuhkan rasa cinta terhadap lingkungan.
Sebagai calon guru, kelak bisa menjadi teladan yang baik serta memiliki jiwa yang kreatif dan inovatif dalam mengelola “sampah” menjadi “berkah”. Minimal, sampah bekas air minum yang sudah tidak terpakai bisa ditabung untuk hal yg bermanfaat.
Selain itu, menurut Dholina, dapat meringankan iuran kas kelas, untuk foto kopi atau piknik. Makanya dari sekarang mahasiswa diharapkan untuk menabung sampah sebanyak-banyaknya. “Ke depan akan kita ubah sampah menjadi berkah,” papar Dholina. (ASA)