Beranda HEADLINE Jogja International Air Show Kembali Bakal Digelar

Jogja International Air Show Kembali Bakal Digelar

27
BERBAGI

BANTUL, Kabardaerah.com – Event Tahunan Jogja International Air Show ke 13 Tahun 2018 akan digelar kembali pada tanggal 17 dan 18 Februari 2018 mendatang di Landasan Pacu Depok, Kretek, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta atas kerjasama Dinas Pariwisata DIY, FASI dan Lanud Adisucipto Yogyakarta.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Pariwisata DIY Ir. Aris Riyanta MSi. siang tadi (Senin,15/1) dalam Jumpa Pers Launching Jogja International Air Show (JIAS) Pelangi Nusantara 2018 di Komplek Lanud Adisucipto, Yogyakarta (Gedung Pentak ) Adisucipto Yogyakarta.

Danlanud Marsma TNI Novyan Samyoga menambahkan bahwa Jogja International Air Show Pelangi Nusantara 2018 selama 2 hari di Komplek Pantai Parangtritis dan Watu Gupit akan menampilkan komunitas dari Paralayang dan Gantole, untuk Parangkusumo untuk komunitas paramotor, Laguna Depok untuk microlaight, traike dan terjun paying dan puncak kegiatan di pantai Depok dengan kegiatan air strip serta seni budaya .

Untuk kegiatan umumnya lanjut Danlanud adalah Dynamic Show akan menampilkan Jupiter aerobatic Team, Dynamic Pegassus, Solo Aerobatic Pesawat Pitts 2C, Cros country flight microlight, Cross country paramotor, Tejun paying dan Demo aeromodelling. Sementara untuk Perlombaan akan menampilkan Paralayang, Gantole, Aeromoelling dan lomba Foto Grafer Jogja Airshow 2018.

Disampaikan Danlanud Marsma TNI Novyan Samyoga bahwa disamping kegiatan tersebut juga diselenggarakan kegiatan khusus yaitu pemecahan rekor nasional 50 paramotor, pemecahan nasional terbang bersama terbanyak paramotor/paralayang dan penerbangan chuk glider terbanyak.

Menurut Aris Riyanto yang dalam kesempatan itu didampingi Kepala Bidang Destinasi Wisata Arya Nugrahadi dan Kasie ODTW Dinas Pariwisata DIY Doyok Wardoyo selain digelarnya Jogja International Air Show 2018 juga untuk menambah daya tarik kunjungan wisata juga ditampilkan Kesenian tradisonal dan target kunjungan wisatawan yang masuk obyek wisata tersebut diharapkan mencapai 40 ribu hingga 52 ribu. (Ersad)